Buku Buku Baru Dan Terpopuler Di Indonesia dan Amerika Serikat

Temukan Buku-Buku Baru dari Penerbit Nasional dan Dunia :

Gramedia, Erlangga, Mizan, Amazon, Simon Schuster, John Wiley & Sons dan Harvard Business Review

Sabtu, 31 Desember 2011

Banyak Sampah Terdampar di Pantai Kuta

Berbeda dengan 17 tahun yang lalu, saat saya pertama sekali menginjakkan kaki di Pantai Kuta Bali, bersih dan asri. Sekarang Pantai Kuta sangat kotor. Banyak sampah yang terdampar di bibir pantai, dihempaskan oleh ombak dari dalam laut. Foto Foto di bawah ini diambil pada tanggal 29 Desember 2011



Kalau diperhatikann maka samaph sampah yang terdampar di Pantai tidak hanya sampah sampah organik, beruapa cabang cabang kayu, buah kelapa dan rumput rumput laut. Namun terdapat juga segala macam sampah plastik, botol bekas minuman air mineral serta bungkus bungkus yang lain. Semuanya bercampur baur dan bertumpuk tumpuk, menyisakan pemandangan yang sangat tidak indah.

Meskipun demikian anehnya daya tarik dan minat orang untuk mandi dan berselancar di laut Pantai Kuta tidak menurun. Dibanding dengah pantai pantai lain seperti Sanur, Jimbaran, Legian dan Dream Land dan yang lain, para wisatawanm lokal maupun mancanegara tetap memilih Pantai Kuta sebagai tempat bermain dan bersosialisai.

Untuk membersihkan pantai dari sampah sampah ini, pihak pemelihara pantai memang mendatangkan alat berat untuk memungut sampah sampah lengkap dengan puluhan orang petugas kebersihannya. Namun tetap saja sampah tidak dapat dibersihkan. Karena banyaknya sampah yang dihempaskan dari laut.



Jalan satu satunya untuk membersihkan pantai Kuta dari sampah adalah membangun kesadaran semua orang baik penduduk Bali maupun pelancong dari segala penjuru. Tidak membuang sampah langsung ke Laut dan juga tidak membuang sampah ke sungai ssungai yang toh akhirnya samapai juga ke laut, terutama plastik.




Kalau kesadaran ini tidak dikampanyekan dan dibangun dari sekarang, maka sampah yang terhempas dan tertahan di Pantai akan bertambah makin lama makin banyak. Bisa saja suatu saat nanti orang tidak lagi berminat mengunjungi pantai Kuta.

Tidak ada komentar: