Buku Buku Baru Dan Terpopuler Di Indonesia dan Amerika Serikat

Temukan Buku-Buku Baru dari Penerbit Nasional dan Dunia :

Gramedia, Erlangga, Mizan, Amazon, Simon Schuster, John Wiley & Sons dan Harvard Business Review

Jumat, 17 September 2010

SITUASI TERAKHIR GUNUNG SINABUNG

Salam Sejahtra,
Kiranya Kasih Kristus menyertai kita sekalian,
Berikut kami menyampaikan beberapa informasi sehubungan dengan penanganan
pengungsi yang dilaksanakan oleh Posko GBKP sbb :
1. Dua hari terakhir cuaca tidak menentu hujan dan panas. Debu campur
belerang dari gunung Sinabung masih terasa di Kota Kabanjahe dan
Berastagi. Seluruh masyarakat tetap didorong untuk memakai masker.

2. Sejak kemarin Rabu, tgl 15 September 2010, anak-anak pengungsi mulai
dari SD,SMP dan SMU sudah mulai belajar kembali di Sekolah SD IV, SMP
Negri I, SMU Negri I Kabanjahe. Banyak orangtua yang mengantar
anak-anaknya ke sekolah. Jam belajar mereka mulai jam 2 (dua) siang,
sesudah anak-anak di sekoah tersebut selesai belajar. Anak-anak berpakaian
bebas dan rapi. Buku disiapkan oleh Diknas Kab. Karo. Dibeberapa kelas
terjadi suasana mengharukan karena banyak diantara mereka yang baru
bertemu sejak tanggal 27 Agustus baik sesama murid, guru maupun murid dan
guru.

3. Walau agak terlambat proses pendidikan tersebut, kita patut
berterimakasih kepada Diknas Kab Karo yang memperhatikan hal tersebut.
Namun dengan adanya kebijakan pemerintah agar masyarakat di luar radius 6
km kembali ke desa masing-masing, ada persoalan lain yang muncul. Ada
anak-anak yang sudah kembali ke desa tsbt tidak bisa sekolah karena
sekolahnya ada di desa yang berada di radius 6 (enam) km. Seperti anak
dari desa Kebayaken tidak bisa sekolah karena sekolahnya ada di
Sigarang-garang, yang masyarakatnya belum boleh pulang. Persoalan lain
adalah beban biaya bagi keluarga yang kurang mampu dlm menanggulangi biaya
sekolah anaknya di sekolah swasta (karena tidak dpt tempat di Sekolah
Negri).

4. Sosialisasi Tanggap Bencana Gn Sinabung telah dilaksanakan di desa
Tigabinanga Rabu, 15 September 2010. Narasumber : Bpk Gde Suantika (Kepala
Bidang Penyelidikan Gempa Bumi & Gerakan Tanah; Sdr Baginta Bangun (Saff
Sekretaris Badan Geologi); Dk Jimmi H. Sinulingga (Tim Sosialisasi GBKP);
Elieser Ginting (Tim Sosialisasi GBKP)

5. Dalam rangka perencanaan program pasca emergency dan program
pemulihan, telah diadakan pertemuan (FGD) di Kantor Moderamen GBKP tgl 15
- 16 September 2010. Pertemuan diawali dengan presentasi tentang
perkembangan terakhir Gn Sinabung; dilanjutkan dengan diskusi tentang
pemetaan kerentanannya; upaya penanggulangan serta Perencanaan aksi
selanjutnya.
Hadir dalam pertemuan tersebut : Gde Suantika & Baginta Bangun(Badan
geolog Nasional); Jusup Sukatendel (UEM);Pdt Yusak (GKI); Agus sebayang
(OXFAM);Guntur Tarigan (KPB); Dk.Jimmi H Sinulingga (Tim Sosialisasi
GBKP); Pdt Oklin Tarigan & Ruth Debora br Tarigan (KA/KR & Posko Ceria);
Pdt Jenni Keliat, Nd. Meka, Kelini Tarigan (Moria/Prmpn); Frantori
Tarigan, Budiman Sitepu, Ismail Purba, Abrita Tarigan, Lia br Ginting
(Pemuda); Pt Ananta Purba,Pdt Agustinus Purba & Rosmalia Barus
(Moderamen).Ikut memberikan masukan melalui email atau pokok pikiran :
Sdr Alimin Ginting; Sadrah Sukatendel. Pertemuan ini telah menghasilkan
draft program & anggaran dua bulan ke depan.

6. Pembekalan kepada tim TAGANA/ASIGANA juga dilaksanakan hari ini Kamis
16 September 2010 di Kantor Moderamen GBKP oleh Pdt Yusak dari GKI dan Pdt
Agustinus Purba (Ketua Tim GBKP).

7. Dukungan doa dan bantuan solidaritas datang dari utusan Sinode BNKP
pada hari Selasa 14 September 2010 ke kantor Moderamen GBKP dengan jumlah
8 (delapan ) orang dari resort 42, 43 serta Ketua Panitia Sidang Sinode
BNKP. Moderamen GBKP mengucapkan trimakasih atas kunjungan solidaritas
tersebut. Moderamen yang menyambut : Dk Akor Tarigan (ANggota); Pt Ananta
Purba (Wasekum) & Pdt Rosmalia Barus (Kabid SDM & Personlia).

8. Posko Anak Ceria tetap berjalan seperti biasa. Ada perubahan jadwal
kegiatan di Jambur Pengungsian, berhubung karena anak-anak sudah mulai
masuk sekolah pukul 14.00 WIB. Sehingga Tim Posko Anak Ceria membuat
kegiatan di pagi hari.

9. Informasi tentang kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Tim GKI selama
di pengungsian sbb : Pelayanan Kesehatan di PPWG GBKP; Simpang VI; KWK
GBKP. Pembekalan untuk kordinator lapangan kerjasama dengan Tim Bencana
GBKP; Kegiatan Posko Ceria Anak kerjasama dengan KA/KR (sekolah minggu)
GBKP di Jambur Tuah Lopati; Jambur Pulungan, Sempakata, Zentrum GBKP,
Kantor Klasis Kabanjahe, Gedung KA/KR Jl.Katepul; Pulungan; Lige; Adil
Makmur, Jamburta Ras Berastagi; KWK GBKP Berastagi, Perbesi, Singgamanik,
Tigabinanga, Tanjung, Kutabuluh, Siabang-abang.

10. Kegiatan posko berjalan dengan baik. Tim GBKP masih menghimbau jemaat
GBKP agar lebih memperhatikan kebersamaan. Ada indikasi bangkitnya
nilai-nilai religius suku dan desa yang selama ini sudah hampir padam
yang diikuti dengan upacara ritual ke Gn Sinabung. Ini menjadi tantangan
bagi gereja serta menjadi persoalan sosial di tengah para pengungsi.

11. Aktivitas Gunung per 16 September 2010 s/d pukul 12.00 siang. Menurut
Kementrian Energi dan Sumberdaya Mineral R.I Badan Geologi, maka sejak
pagi pukul 06.00 - 12.00 WIB telah terjadi 14 kali gempa Vulkanik; 12 kali
gempa Hembusan, Tremor menerus dengan amplituda dominan 2 mm dan 4 kali
gempa Tektonik. Tidak terdeteksi gas-gas yang berbahaya bagi kehidupan
pada jarak sekitar 3 Km dari puncak Gn Sinabung.

12. Rekomendasi Badan Geologi per 16 Sep 2010 pukul 13.02 WIB

1. Masyarakat yg bermukim dan beraktifitas dalam radius 6 km dari kawah
aktif tetap diungsikan ke tempat yang aman.
2. Masyarakat yang berada di luar radius 6 Km agar kembali ketempatnya
masing-masing.
3. Jika terjadi hujan abu cukup deras, agar masyarakat menggunakan
masker penutup hidung dan mulut serta menutup sumber air untuk
keperluan minum.
4. Aktivitas Gn Sinabung belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Agar
masyarakat, MUSPIDA, BPBD Prov SUMUT dan semua instansi yang
berkepentingan agar senantiasa tetap AWAS terhadap aktifitas Gn
Sinabung.
5. Mengingat saat ini di wilayah sekitar Gn Sinabung sering turun
hujan, agar masayarakat yang bermukim di banataran sungai yang berhulu
di puncak Gn Sinabung agar mewaspadai kemungkinan terjadinya bahaya
sekunder berupa banjir lahar.
6. Agar semua pihak tidak mempercayai issue2 tentang prediksi atau
ramalan tentang akan terjadi atau tidak terjadi letusan Gn Sinabung,
karena pada dasarnya waktu terjadinya letusan tidak dapat diramalkan
atau diprediksi.


Demikianlah informasi ini kami sampaikan. Dukungan doa dan moril dari
Gereja-gereja dan masyarakat lainnya sangat kami nantikan.

Salam dan Mejuah-juah


Pdt Agustinus Purba Pdt Rosmalia Barus
Ketua Sekrtaris

3 komentar:

Anonim mengatakan...

Lit Piga-Piga issu siperlu sisikapi Pt.
1. Menurut Informasi arah Pt.Usaha Sitepu (Simacem) lit Gerakan massal guna pelaksanaan Ritual ku sinabung ibas tgl. 20 September 2010 enda, adi gereja langgit ikut gereja e arus itutung.
2. Issu sisangat meresahken kita eme kerna hubungan biologis diantara sesama pengungsi ijambur-jambur

guna sie kuakap kita arah GBKP harus cepat erbahan gerakan pastoral konseling nandangi pengungsi si lit i jambur-jambur, erkiteken genduari kita iperhadapken kubas tantangen si cukup pelik.

Agustoni Tarigan mengatakan...

Lit Piga-Piga issu siperlu sisikapi Pt.
1. Menurut Informasi arah Pt.Usaha Sitepu (Simacem) lit Gerakan massal guna pelaksanaan Ritual ku sinabung ibas tgl. 20 September 2010 enda, adi gereja langgit ikut gereja e arus itutung.
2. Issu sisangat meresahken kita eme kerna hubungan biologis diantara sesama pengungsi ijambur-jambur

guna sie kuakap kita arah GBKP harus cepat erbahan gerakan pastoral konseling nandangi pengungsi si lit i jambur-jambur, erkiteken genduari kita iperhadapken kubas tantangen si cukup pelik.

Agustoni Tarigan mengatakan...

Lit Piga-Piga issu siperlu sisikapi Pt.
1. Menurut Informasi arah Pt.Usaha Sitepu (Simacem) lit Gerakan massal guna pelaksanaan Ritual ku sinabung ibas tgl. 20 September 2010 enda, adi gereja langgit ikut gereja e arus itutung.
2. Issu sisangat meresahken kita eme kerna hubungan biologis diantara sesama pengungsi ijambur-jambur

guna sie kuakap kita arah GBKP harus cepat erbahan gerakan pastoral konseling nandangi pengungsi si lit i jambur-jambur, erkiteken genduari kita iperhadapken kubas tantangen si cukup pelik.